Film ini memang mostly nge-mock orang-orang yang kayaknya sangat mengagungkan penampilan atau outer look. Patrick Bateman sebenarnya tidak perlu lagi bekerja toh ayahnya adalah pemilik perusahaan. Lalu salah satu hal yang disinggung film ini adalah identitas. Kejanggalan demi kejanggalan yang kita temui di pengujung akhir juga sulit untuk dijadikan jawaban atas semua kegilaan dalam film ini. Victor Fleming ditunjuk sebagai sutradara menggantikan George Cukor, yang kabarnya dipecat Selznick karena konflik personal.

Selain masalah mengenai identitas asli Patrick Bateman, dalam film ini sering terjadi adanya salah mengira. Patrick Bateman sendiri selain berpura-pura menjadi seorang ‘baik’, sering disalahkirakan oleh rekan kerjanya, Paul Allen ataupun pengacaranya, mostly karena orang-orang disekitarnya terlihat identik, mulai dari style sampai kerjaan. Misalnya adalah apartemen kosong yang Bateman jadikan tempat mayat kok tiba-tiba jadi bersih dan malah hendak disewakan. Tahun 1939 adalah puncak keemasan bagi karier Flemming.

Film ini lebih mengisahkan konflik (dan cinta) antara empat karakter sentral, Rhett Buttler (Clark Gable), Scarlett O’Hara (Viven Leigh), Melanie Hamilton (Olivia De Haviiland), Ashley Wilkes (Leslie Howard), dengan latar Tara, Atlanta dan daerah selatan di masa sebelum dan sesudah perang sipil yang berkecamuk di amerika antara tahun 1861–1865.

Di mata Rhett, Scarlett adalah wanita yang sangat menarik untuk dikencani, tapi tidak untuk dinikahi.

Berkecamuk perang sipil di seantereo amerika, kekalahan terjadi bagi Tara, Atlanta, Tara hanya damai untuk sementara.

Entah apakah Elli s ini mendapat inspirasi dari film klasik Hitchcock, Psycho atau tidak, tapi tokoh utama dalam film ini Patrick Bateman memiliki nama belakang yang mirip dengan karakter sentral dalam film Psycho, Norman Bates.

Mungkin memang ingin menunjukkan kesamaan dengan Norman Bates.

Karisma dan pesona Rhett berhadapan dengan gairah dan kecantikan Scarlett menjadikan mereka sangat pantas berhadapan satu sama lain, mereka sama sama mempunyai daya tarik tersendiri bagi lawan jenis.

Selain 2 dari 4 karakter sentral di film ini, Ashley Wilkes, yang dari awal dikejar kejar oleh Scarlett, juga sebenarnya bukanlah Lelaki sempurna , ia bukanlah prince charming yang bijak dan tentunya ia masih seorang pria yang digambarkan masih berkeinginan selingkuh tapi masih belum yakin dan kesetiaannya terhadap sang istri sekaligus sepupunya, Melanie masih terlalu kuat baginya untuk disia siakan.

Semua menurut gw bermain lumayan, walaupun masih ditutupi oleh bayang-bayang Bale. Apa yang menjadi film ini semakin ‘sakit’ adalah betapa banyaknya unsur komedi satir dalam film ini. Selain itu, film ini juga menyinggung tentang hubungan sosial. Selznick membeli hak untuk memfilmkan novelnya sebesar ,000 atas dorongan teman temannya.

Jujur, gw tidak pernya menyangka banyak sindiran-sindiran halus yang menurut gw pintar, lucu, offensive (for some people) di saat yang bersamaan. Ada satu dialog yang gak bikin gw ketawa-ketawa ingetnya, ketika seorang PSK yang hendak melarikan diri dari kejaran Bateman dan dengan kuatnya menendang muka Bateman. Bagaimana ‘recognition’ oleh para peer2 itu sangatlah penting. Ellis maupun sang penulis naskah sekaligus sutradara, Haron, sendiri tidak pernah menjabarkan apakah sebenarnya semua yang digambarkan oleh Bateman itu adalah benar-benar nyata atau semuanya hanyalah termasuk halusinasi twisted milik Bateman sendiri. Studio besar waktu itu semacam, MGM dan RKO ironisnya sama sekali tidak tertarik membuat GWTW.

Tags: CD Film, cerita film, dagang film, dvd film, Film Jadul, FILM KLASIK, FILM KUNO, FILM LAMA, FILM LANGKA, FILM LAWAS, Film Online, Film Unik, Info Film Jadul, Info Film Lama, Info Film Langka, Info Film Lawas, Jual Film, olshop film Film Lama-Film Jadul-Film Langka " data-medium-file="https://maestrofilm.files.wordpress.com/2014/10/american-psycho-2000.jpg?

w=213" data-large-file="https://maestrofilm.files.wordpress.com/2014/10/american-psycho-2000.jpg? w=535&h=754" class="aligncenter size-large wp-image-1511" src="https://maestrofilm.files.wordpress.com/2014/10/american-psycho-2000.jpg? w=535&h=754" alt="American Psycho (2000)" width="535" height="754" srcset="https://maestrofilm.files.wordpress.com/2014/10/american-psycho-2000.jpg?

Proses Selznick mendapatkan Clark Gable dari tangan MGM ( studio yang menaugi sang aktor ) pun tidak lah mudah, berbagai negosiasi alot pun dilakukan Selznick kepada para petinggi MGM.